Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier)

Perkembangan ide sains pada unsur kimia, senyawa, dan campuran telah menggelitik pikiran manusia untuk mencari tahu bagaimana dan mengapa zat dapat bereaksi satu sama lain. Kimiawan Perancis bernama Antoine Lavoisier telah membuat hukum dasar dari suatu materi yang dapat bereaksi. Hukum ini kemudian disebut sebagai hukum kombinasi kimia. Hukum inilah yang selanjutnya mendasari penemuan Teori Atom Dalton. Berikut penjelasan hukum kekekalan massa.

antoine laurent lavoisier hukum kekekalan massa
Antoine Laurent Lavoisier, kimiawan penemu hukum kekekalan massa pada abad 19

Pengertian Hukum Kekekalan Massa

Hukum kekekalan massa atau sering disebut sebagai hukum Lavoisier adalah hukum yang menyatakan bahwa reaksi yang melibatkan perpindahan materi dan energi pada sistem tertutup, massa sistem akan tetap konstan (tidak berubah). Kuantitas massa tidak dapat berubah jika tidak ditambahkan atau dilepaskan secara sengaja. Dengan demikian, massa bersifat kekal. Hukum ini menyatakan bahwa massa tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, sama halnya seperti energi. Hukum Lavoisier mencakup pada semua reaksi kimia, reaksi nuklir, dan reaksi peluruhan pada sistem tertutup (terisolasi).

Penerapan

Berdasarkan hukum ini, selama reaksi kimia berlangsung, total massa dari produk akan sama dengan total massa reaktan (pereaksi). Berikut adalah contoh sederhana.

Logam merkuri + Gas oksigen  →    Merkuri oksida

92,6 gram          7,4 gram                100 gram