Hasil Penyulingan Minyak Bumi

Minyak bumi merupakan salah satu sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Dengan kata lain, minyak bumi akan dapat habis suatu saat nanti jika cadangan di dalam bumi sudah tidak ada lagi. Minyak bumi berasal dari jasad renik yang telah lapuk dalam kurun waktu beribu sampai berjuta tahun. Lumpur minyak bumi selanjutnya dimurnikan dengan cara fraksinasi.

Di bawah ini ada beberapa hasil penyulingan minyak bumi beserta manfaatnya bagi manusia. Hampir semua hasil penyulingan merupakan suatu alkana.

Nama Rumus Molekul Bentuk Fisik Penggunaan
Aspal C30H62-C60H122 Hitam setengah lengket. Non volatil (tidak mudah menguap). Untuk membuat jalan
Pelapis bagian bawah tiang listrik.
Lilin (parafin) C20H42-C30H62 Padatan putih licin. Untuk membuat lilin penerangan, kertas lilin, krim, kosmetik, dll
Sebagai pelumas.
Minyak pelumas C17H36-C20H42 Cairan kental dan amat licin. Untuk pelumas mesin.
Minyak bahan bakar (solar) C13H28-C15H22 Campuran hidrokarbon dengan berbagai titik didih. Digunakan untuk bahan bakar kendaraan berat seperti bus, truk, traktor.
Digunakan untuk bahan bakar generator pembangkit listrik.
Minyak tanah (kerosin) C10H22-C12H26 Campuran hidrokarbon yang mempunyai titik didih cukup rendah. Digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga untuk kompor sumbu.
Penerangan lampu petromaks.
Bensin (gasolin) C5H12-C9H20 Campuran hidrokarbon yang mempunyai titik didih lebih rendah. Digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan ringan seperti sepeda motor, mobil, dll.
Digunakan sebagai cairan pembersih.
Digunakan di laboratorium.
Gas petroleum (aftur) CH4-C4H10 Campuran hidrokarbon yang memiliki titik didih kurang dari 40ºC. Sebagai bahan bakar kompor gas.
Sebagai bahan bakar pesawat terbang.