Elektrolit Kuat

Pengertian Elektrolit Kuat

Elektrolit kuat adalah zat yang terioniasi sempurna dalam larutan. Ion-ion yang dihasilkan merupakan konduktor listrik yang bagus. Aslinya, senyawa ini didefinisikan sebagai bahan kimia yang ketika berada dalam larutan berair, merupakan konduktor listrik yang baik. Elektrolit kuat meliputi padatan ion, garam, basa kuat dan asam kuat. Sebagai hasil pengionan sempurna, konsentrasi ion dalam larutan sebanding dengan konsentrasi elektrolit yang ditambahkan.
Larutan pekat dari elektrolit kuat mempunyai tekanan uap yang lebih rendah daripada tekanan uap air murni pada suhu yang sama. Asam kuat, basa kuat, dan garamionik yang dapat larut dalam air yang bukan asam lemah atau basa lemah adalah termasuk kuat.

Contoh

Contoh senyawa elektrolit kuat adalah asam klorida, asam sulfat, asam nitrat, tembaga sulfat, natrium klorida, timbal sulfat, natrium hidroksida, kalium hidroksida, dll.

elektrolit kuatKonduktivitas

Dalam suatu seri pengukuran yang ekstensif selama abad ke 19, Friedrich Kohlrausch membuktikan bahwa pada konsentrasi rendah, konduktivitas molar elektrolit kuat mentaati hukum Kohlrausch, yaitu bahwa konduktivitas molar sebanding dengan akar pangkat dari konsentrasi:

Λm = ΛomҠc1/2

Λom merupakan konduktivitas molar pembatas, yaitu konduktivitas molar dalam limit konsentrasi nol (jika ion tidak saling berinteraksi). Ҡ adalah koefisien yang bergantung pada stoikiometri elektrolit (apakah elektrolit itu berbentuk MA, atau M2A, dan seterusnya) ketimbang pada identitas spesifiknya.

Migrasi Ion

Kohlrausch juga membuktikan bahwa Λom dapat dinyatakan sebagai jumlah distribusi dari ion individualnya. Jika konduktivitas molar pembatas kation dinyatakan dengan λ+ dan untuk anion dinyatakan dengan λ maka hukum migrasi bebas ion adalah :

Λm = v+λ+ + vλ
dengan v+ dan v merupakan jumlah kation dan anion per satuan rumus elektrolit (v+ = v = 1 untuk HCl, NaCl, dan CuSO4, tetapi v+ = 1, v = 2 untuk MgCl2). Hasil sederhana ini dapat dipahami berdasarkan perilaku ion bebas dalam limit konsentrasi nol, memungkinkan untuk meramalkan konduktivitas molar pembatas setiap elektrolit kuat.