Kelimpahan Unsur Golongan Boron

Golongan boron atau sering disebut dengan golongan 13 merupakan salah satu golongan unsur yang dapat ditemukan di alam. Berikut adalah data kelimpahan boron, aluminium, galium, indium, talium, dan ununtrium.

Kelimpahan Boron

Boron yang mempunyai nomor atom 5 merupakan unsur yang sangat ringan. Boron hampir tidak ditemukan secara bebas di alam. Dengan kata lain, kelimpahan boron sangat rendah. Boron hanya menyusun sekitar 0,001% (10 ppm) dari kerak bumi. Boron diketahui terbentuk di lebih dari 100 mineral dan bijih yang berbeda. Sumber utama boron adalah boraks. Namun boron juga ditemukan pada selomanit, borasit, kernit, tusionit, berborit, dan fluoborit. Penambang dan pengekstraksi boron yang paling besar adalah Amerika Serikat, Turki, Argentina, Tiongkok, Bolivia, dan Peru. Dari sekian banyak negara, Turki merupakan yang terbesar, yaitu menguasai sekitar 70% ekstraksi boron.

Kelimpahan Aluminium

Aluminium sangat berbeda dengan boron, dimana aluminium merupakan logam yang paling melimpah di bumi, dan merupakan unsur paling melimpah ketiga di bumi. Aluminium menyusun kerak bumi sekitar 8,2% (82.000 ppm), setelah oksigen dan silikon. Seperti boron, aluminium jarang ditemui secara bebas di alam. Hal ini merupakan akibat dari kecenderungan aluminium yang menarik oksigen, membentuk beberapa aluminium oksida. Aluminium diketahui membentuk mineral seperti garnet, turquois, dan beril. Namun sumber utama aluminium adalah bauksit. Negara yang paling banyak mengekstraksi aluminium adalah Ghana, Suriname, Rusia, dan Indonesia. Diikuti oleh Australia, Guinea, dan Brazil.

bijih aluminium
Bauksit merupakan sumber utama aluminium

Kelimpahan Galium

Galium merupakan unsur yang relatif jarang ada di kerak bumi dan tidak ditemukan di beberapa mineral karena ringannya homolog. Kelimpahan galium di kerak bumi hanya berkisar 0,0018% (18 ppm). Produksi galium sangat rendah jika dibandingkan dengan unsur lain. Galium dapat ditemukan pada beberapa bijih, termasuk bauksit dan spalerit, dan ditemukan di mineral seperti diaspora dan germanit. Jiplakan galium juga ditemukan di batu bara. Kandungan galium ada yang besar di dalam mineral galit (CuGaS2) Tetapi mineral ini terlalu jarang dikategorikan sebagai sumber utama.

Kelimpahan Indium

Indium merupakan unsur yang juga jarang ditemui di alam. Bahkan lebih jarang daripada galium, yaitu sekitar 0,000005% (0,05 ppm) di kerak bumi. Mineral yang mengandung sedikit indium adalah indit. Indium juga sering ditemukan di bijih zink, tetapi hanya dalam jumlah kecil. Kanada merupakan negara pengkestrak indium, disusul oleh Amerika Serikat dan Tiongkok.

Kelimpahan Talium

Talium jarang ditemui di kerak bumi, namun lebih ke bagian tengah. Kelimpahan talium hanya sekitar 0,00006% (0,6 ppm). Talium merupakan logam paling melimpah ke 56. Talium ditemukan di beberapa batuan, tanah, maupun tanah liat. Beberapa bijih sulfida besi, zink dan kobalt biasanya mengandung talium. Ada mineral lain yang mengandung talium namun hanya sedikit sehingga tidak dapat digunakan sebagai sumber utama. Macedonia adalah negara yang memproduksi talium.

Kelimpahan Ununtrium

Ununtrium tidak pernah ditemukan di alam namun telah berhasil dibuat di laboratorium. Ununtrium diklasifikasikan sebagai unsur buatan yang tidak mempunyai isotop stabil.