Ikatan Kimia

Ikatan kimia menjadi salah satu fundamental dalam pembelajaran struktur. Struktur merupakan kunci dalam ilmu kimia. Sifat-sifat zat tergantung pada atom yang menyusunnya dan bagaimana cara atom-atom tersebut saling terhubung. Setiap unsur ditandai dengan nomor atom yang unik yang biasanya dilambangkan dengan huruf Z. Nomor atom adalah jumlah proton dalam inti. Sebuah atom netral memiliki jumlah proton yang bermuatan positif sama dengan elektron yang bermuatan negatif.

Dari waktu penemuan pada tahun 1897 sampai tahun 1924, elektron diyakini sebagai sebuah partikel. Fisikawan Perancis Louis de Broglie mengemukakan bahwa elektron juga memiliki sifat seperti gelombang. Dua tahun kemudian Erwin Schrödinger menghitung energi elektron dalam atom hidrogen dengan menggunakan persamaan yang memperankan elektron sebagai sebuah gelombang. Schrödinger selanjutnya mendapatkan deret tingkat energi, yang masing-masing berhubungan dengan deskripsi matematika tentang gelombang elektron. Deskripsi matematika inilah yang disebut sebagai fungsi gelombang dan dilambangkan dengan huruf Yunani ψ (psi).

Pengertian Ikatan Kimia

Ikatan kimia adalah interaksi yang menjelaskan hubungan antar atom sehingga menjadi molekul, ion, kristal, dan spesies yang stabil lainnya. Ketika atom mendekati satu sama lain, inti dan elektron akan saling berinteraksi dan cenderung berdistribusi dalam ruang sedemikian rupa.

ikatan kimia kristal
Atom-atom berikatan satu sama lain dan membentuk oktahedral.

Sifat ikatan kimia datang ke hasil penemuan pada awal abad ke-20, yaitu setelah elektron ditemukan dan mekanika kuantum telah mendeskripsikan perilaku elektron dalam atom. Sebuah konsep kunci dalam diskusi tentang ikatan kimia adalah molekul. Molekul adalah unit terkecil dari senyawa yang ada. Salah satu sifat molekul yang dapat diprediksi adalah bentuknya.

Pembahasan Ikatan Kimia

Berikut adalah beberapa ulasan tentang ikatan kimia:

  1. Ikatan kovalen
  2. Ikatan kovalen koordinasi
  3. Ikatan ion
  4. Ikatan hidrogen
  5. Ikatan logam
  6. Struktur Lewis
  7. Muatan formal
  8. Gaya dipol-dipol
  9. Gaya dispersi London
  10. Gaya van der Waals